Hati Rindu

Hati Rindu
(Saiful ahyar)

Gemericik hujan basahi bumi
Sejuk pagi kian menusuk
Asa bertemu di labuh hati
Bila kau datang membesuk

Mentari tidak menyusup celah jenela
karena rintik lagi membelai bumi
Hati belum selesai bertanya
Di mana gerangan perawan suci?

Desah nafas masih memburu
nadi berdetak kadang memburu
hasrat di hati kian memuncak
Akankah rindu buat hati retak?

Rangkain bisikan syahdu
mendayu-dayu terus merayu
Tawarkan kesejukan obat dahaga
Begitu indah memenuhi seluruh jiwa

Bahkan raga bergetar kencang
Menatap asa yang kian menjulang
Ingin merasakan penawar dahaga
Bisikan terus merayu-rayu

Angan menggapai mimpi
Bertaut sepi mendamba bidadari
Hasrat meronta walau tak suci
Rindu,akankah sabar menanti?

(Belongkut,09-02-’07)

7 Tanggapan

  1. Ass
    Akhi Puisinya dah banyak ya?
    mading FBS kosong tuh
    Di Support ya

  2. Bang Saif banyak perubahan pasca PPL kemaren. Semakin puitis. Semakin romantis. Meski dalam pengakuannya, ia bilang tak punya kemampuan menulis dan mustahil produktif menulis. Tapi ini buktinya, bahwa antum bisa! But, awas wajah berbinar dan hati berbunga… Ocee…

  3. Ikhwa puitis n romantis ?!

    Boleh aja sih puitis plus sedikit romantis,
    tapi..
    jangan terlalu mendayu-dayu gitu.

    jangan sampai loyo gara-gara kebanyakan nulis puisi romantis.

    Sukses ya dakwah, kuliah, n puisinya.
    Di tunggu puisi berikutnya yang lebih greget lagi.

    e mail: maya_syuaraa@yahoo.com

  4. cuit….cuit akh saip puisinya itu lohhhhhhhhhh, bagus2 tapi jangn smpai jadi kader yg keder krna mikirnya itu terus….. semangat tuk segera menyempurnakan 1/2 din harus dibarengi juga dengan semangat kemandirianya ok….mejuah-juah…..

  5. wah…………
    subhanallah

    e mail: abi_azam@yhoo.com

  6. yah…asal cepet wisuda aja !!!
    seimbangin dakwah-kuliah
    dakwah beres,kuliahnya perlu diberesin !!!
    Ayo SEMANGAT!!! kejar PSnya…!!
    kejar juga RizkiNya

    baru kejar ….(the following below) :

    Angan menggapai mimpi
    Bertaut sepi mendamba bidadari
    Hasrat meronta walau tak suci
    Rindu,akankah sabar menanti?

    Afwan..

  7. Assalamu ‘alaikum

    klo menurut ane sih.., puisinya…singkat ya?! (af1 ane kurang puitis)
    .insya Allah berguna buat dakwah, trus ajarin juga yang lain. dengan mengajari yang lain itu = mengasa kemampuan juga.

    af1, ane baru baca klo puisinya ada bidadarinya gitu,
    tapi.. ya ga apalah. ane tauini adalah 1 dari sekian banyak puisi antum dan ane tau puisi antum bukan hanya tentang bidadari, tapi juga tenatng ibu, perjuangan, dsbg.(bukan ane sok tau, tapi ane kan sering baca As-Syifa)

    e mail: geuliskuro@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: