59 Tahun Palestina dijajah, 40 Tahun Masjid Al Quds Ditawan Zionis Israel, Dimanakah Kita?

59 Tahun Zionis Israel Menjajah Palestina

BTM3 Unimed – Sudah 59 tahun lamanya zionis Israel menjajah bangsa Palestina, tepatnya sejak diproklamirkannya “kemerdekaan Israel” secara sepihak oleh David Ben Gurion, salah seorang tokoh zionis internasional.

“Kemerdekaan Israel” yang telah diproklamirkan David Ben Gurion, yang kemudian menjadi Perdana Menteri Israel pertama (1948-1953), tepatnya terjadi pada tanggal 14 Mei 1948 pukul 16.00 waktu setempat, sesungguhnya merupakan pengumuman secara resmi dimulainya penjajahan babak baru yang dilakukan zionis Israel sebagai kelanjutan penjajahan Inggris atas tanah Palestina.

Berdirinya “Negara Israel” merupakan hasil konspirasi musuh-musuh Islam terhadap kaum muslimin di Palestina khususnya dan masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama.

Terbukti hanya berselang 10 menit setelah proklamasi “kemerdekaan Israel” , Presiden Amerika Serikat, Harry S. Truman langsung mengumumkan sikap resmi negaranya dengan mengakui dan mendukung berdirinya “Negara Israel”, serta langsung membuka hubungan diplomatik secara resmi.

Sebelum zionis Israel melakukan penjajahan terhadap bangsa Palestina, Kerajaan Inggris telah melakukan penjajahan terhadap bangsa Palestina, hal tersebut terjadi sejak diadakan perjanjian Skys-Picot (1916) antara Inggris, Perancis dan Rusia bergabung setelah itu. Dalam perjanjian tersebut berisikan tentang pembagian wilayah kaum muslimin, wilayah yang pernah dikuasai khilafah Turki Utsmani, Inggris mendapatkan wilayah Irak, Yordania Timur dan Palestina, sedangkan Perancis mendapatkan wilayah Lebanon dan Suriah.

Penjajah Inggris secara resmi menjajah bumi Palestina dan lebih kuat lagi cengkaramannya terhadap kota Al Quds (Jerusalem) pada bulan Desember 1917, atau setelah deklarasi Balfour, 2 November 1917, yang isinya adalah: Pemerintah Raja (Inggris) yang terhormat memandang perlu mendirikan tanah air di Palestina untuk bangsa Yahudi.

Sejak penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina dimulai, maka sejak itu pula penderitaan demi penderitaan dirasakan rakyat yang tidak berdosa, anak- anak sulit mendapatkan susu dan makanan yang bergizi, kehidupan kaum wanita tertekan, rumah dan bangunan banyak yang dihancurkan penjajah zionis Israel, rakyat Palestina di bunuh secara sadis, diusir dari kampung halamannya, sehingga mereka banyak yang mengungsi untuk menyelamatkan iman dan kemuliannya.

Pada saat ini terdapat sekitar 5 juta pengungsi di seluruh dunia atau 70 persen dari total populasi Palestina. Lebih dari dua pertiga dari total pengungsi Palestina terdaftar di bawah UNRWA (UN Relief and Works Agency) dan sepertiga di antaranya tinggal di 59 kamp pengungsi yang tersebar di seluruh Tepi Barat, Jalur Gaza, Lebanon, Syria dan Jordan. Lebih dari 80 persen pengungsi menetap sekitar 100 km dari kamp dan kota asal mereka.

Allah swt telah menjelaskan kepada hamba-Nya di dalam Al Qur’an tentang kelakuan buruk para penjajah di muka bumi, mereka perusak sumber daya manusia khususnya perusak akidah, perusak moral dan perusak sumber daya alam.

Mereka juga membuat penduduk yang sebelumnya mulia menjadi hina dan bermentalitas budak.

Zionis Israel telah melakukan perusakan itu semua kepada bangsa Palestina, termasuk upaya mereka menghancurkan masjid Al Aqsha, tempat Mi’rajnya Rasulullah saw. Bahkan mereka telah berbulat tekat untuk mengganti masjid Al Aqsha dengan sinagog, tempat peribadatan Yahudi.

Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.

Mari kita renungkan firman Allah di bawah ini, semoga umat Islam dapat bersatu membela saudaranya yang sedang berjuang untuk lepas dari belenggu penjajah Zionis Israel hingga hari ini.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim. (QS: Al Maa’idah / 5 : 51)

40 Tahun Al Quds Ditawan Zionis Israel

Setiap memasuki bulan Juni, kaum muslimin yang cinta masjid akan teringat dengan peristiwa yang menyebabkan jatuhnya Al Quds kota suci umat Islam yang ketiga ketangan Zionis Israel, kota yang didalamnya ada masjid Al Aqsha, kiblat umat Islam yang pertama.

Peristiwa dikuasainya kota suci Al Quds dan masjid Al Aqsha oleh Zionis Israel diawali dengan perang Arab-Israel yang kedua, pecah pada tanggal 5 Juni 1967 M/ 1386 H, perang tersebut lebih dikenal dengan perang 6 hari, karena dalam tempo 6 hari pasukan Arab yang terdiri dari Mesir, Yordania dan Suriah dikalahkan Zionis Israel, sungguh sangat memalukan!

Pagi hari tanggal 5 Juni 1967 tentara angkatan udara Zionis Israel berhasil menghancurkan pesawat-pesawat tempur Mesir, Yordania dan Suriah yang masih terparkir di bandara masing-masing, dampaknya adalah pasukan Arab tidak mampu melakukan perlawanan yang mematikan.

Pasukan Arab yang berperang dengan semangat Sosialisme dan Nasionalisme tidak mampu mengalahkan pasukan Zionis Israel yang berperang dengan semangat keagamaan, Yahudi.

Akibat kekalahan pasukan Arab, Zionis Israel berhasil menjajah wilayah Palestina yang masih tersisa (Tepi Barat 5.878 km2 dan Gaza 363 km2), Gurun Sinai milik Mesir 61.198 km2, dataran tinggi Golan (Suriah) 1.150 km2.

Sore hari tanggal 7 Juni, kota tua yang dikenal dengan sebutan Al Quds direbut Zionis Israel, tentara Zionis Israel berhasil memasuki kota Al Quds dan masjid Al Aqsha sambil berteriak-teriak, “Ayo kita balas dendam (kekalahan) di Khaibar…” dan bernyanyi-nyanyi mengekspresikan kegembiraannya, “Musymusy dan apel… agama Muhammad berpaling dan tunggang langgang”,” Muhammad telah mati…dengan meninggalkan kaum wanita”.

Ekstrimis Zionis Israel Moshe Dayan memasuki wilayah Al-Maghariba serta wilayah tembok Al-Buraq yang kemudian dijadikannya sebagai tembok ratapan , letaknya disisi sebelah barat komplek Al Aqsha.

Ketika memasuki wilayah tembok Al Buraq, ekstrimis Zionis Israel Moshe Dayan dengan sombongnya mengatakan, “… Kita sudah mempersatukan kembali kota yang tersobek-sobek, ibukota Israel. Kita sudah kembali ketempat yang paling suci ini, untuk tidak akan pernah lagi berpisah daripadanya…”, dan menyelipkan kertas doa tulisan tangannya ke tembok ratapan.

Semenjak itu tembok Al Buraq dan tanah wakaf kaum muslimin yang berada disekitarnya, dan asrama pasukan Islam dari Afrika Utara yang diberikan Panglima Islam Shalahuddin Al Ayyubi setelah menang dalam perang Salib telah dihancurkan dan dikuasai Zionis Israel.

Umat Islam kini tidak dapat lagi berkunjung ke wilayah tembok Al Buraq dengan bebas, karena tempat tersebut telah beralih fungsi menjadi tembok ratapan, tempat peribadatan orang-orang Yahudi.

Al Aqsha saat ini ditawan zionis Israel, mereka telah menodai Al Aqsha yang di dalamnya ada masjid Al Aqsha, mereka akan melakukan Yahudisasi kota Al Quds dan mendeklarasikannya sebagai ibu kota abadi bagi Zionis Israel.

Al Aqsha sudah 40 tahun ditawan, dibelenggu orang-orang yang paling keras permusuhannya kepada orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan Musyrik.

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (QS: Al Maa’idah/5 : 82).

Kejahatan Zionis Israel sama dengan yang telah dilakukan musyrikin Makkah dizaman Rasulullah saw ketika mereka menghalangi kaum muslimin untuk beribadah di Masjidil haram.

Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidilharam dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya? Orang-orang yang berhak menguasai (nya), hanyalah orang-orang yang bertakwa, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.(QS: Al Anfaal/ 8 : 34).

Apakah umat Islam masih berdiam diri melihat kondisi Al Quds saat ini??? Dimanakah kepedulian kita??? Dimanakah tanggung jawab kita??? Dimanakah mereka yang mencintai Rasulullah saw???

Ya Allah ampuni dosa kami karena sampai saat ini kami belum mampu membebaskan Al Quds dari tangan kotor Zionis Israel dan antek-anteknya. Ya Allah berilah kemampuan kepada kami untuk membebaskan masjid Al Aqsha dari belenggu Zionis Israel, satukan hati kami dalam iman, islam dan perjuangan di jalan-Mu. Ya Allah berilah rizki kepada kami sehingga kami dapat masuk ke dalam masjid Al Aqsha dengan aman dan shalat didalamnya. Amin. (Btm3)

__
Kompilasi dari KISPA.org

Satu Tanggapan

  1. hmm….
    ya!!!!
    Kemanakah kita??????
    Mana suara lantang mujahid yang mengumandangkan Takbir itu????
    Mana suara lantang mujahid yang meneriakkan jihad itu???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: