Da’wah Kita

BTM3 Unimed – Wahai Ikhwan..! Allah telah menghendaki kita mewariskan pusaka berat dengan segala bebannya, menghendaki cahaya dakwah kalian bersinar di tengah kegelapan, Allah menyiapkan kalian untuk meninggikan kalimat-Nya, menampilkan syariat- Nya, dan mendirikan daulah-Nya dengan baru. Adapun bagaimana bekerja untuk mencapai sasaran tersebut, maka khutbah-khutbah, ucapan, penulisan, pelajaran, kuliah-kuliah diagnosa penyakit dan membuat resep obat, itu semua saja tidak akan memberi manfaat dan tidak dapat merealisir sebuah tujuan, dan para da’i tidak akan sampai kepada sasarannya.

Akan tetapi dakwah memiliki sarana yang harus dimiliki dan dilaksanakan. Sarana global bagi dakwah tidak akan pernah berubah dan berganti, serta tidak terlepas dari hal berikut:

1. Iman yang dalam (Al Iman Al ‘Amiq)
2. Pembinaan yang intens (Al Takwin Al Daqiq)
3. Aktivitas yang kontinyu (Al Amal Al Mutawashil)

Wahai Ikhwan, kalian bukanlah lembaga sosial, partai politik, atau organisasi yang mempunyai tujuan terbatas. Akan tetapi kalian adalah ruh baru yang menyiram hati umat ini, yang menghidupkan hati dengan Al Quran, cahaya baru yang bersinar dan mengganti kegelapan materi dengan ma’rifat Allah, suara tinggi yang selalu menyerukan dakwah Rasulullah SAW. Adalah suatu kebenaran yang tidak ada keraguan bahwa kalian akan merasakan beratnya mengemban beban ini, setelah orang-orang enggan mengembannya.

Bila kalian ditanya, kepada apa Ikhwan berdakwah? Maka jawablah, kami menyeru kepada Islam yang telah dibawa Rasulullah SAW, sedangkan pemerintahan adalah bagian dari Islam, kebebasan adalah kewajiban dari kewajiban-kewajiban yang ada. Bila mereka berkata pada kalian, “ini adalah politik”. Maka jawablah ini adalah Islam dan kami tidak mengenal pemilahan itu. Bila mereka berkata, “Kalian adalah penyeru revolusi”. Maka jawablah kami adalah, kami adalah penyeru kebenaran dan kedamaian yang kami yakini dan kami banggakan. Bila kalian memberontak kepada kami dan menyetop jalan da’wah kami, maka inilah waktu kami untuk membela diri, dan kalian adalah pemberontak dan penganiaya. Bila mereka berkata pada kalian bahwa kalian meminta bantuan pada para tokoh dan organisasi, maka jawablah, kami beriman hanya kepada Allah dan kami menghindari apa yang kalian syirik- kan. Dan bila mereka memusuhinya, maka jawablah, selamat tinggal, kami tidak mengharapkan orang-orang bodoh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: