Tips Menyingkirkan Gangguan-Gangguan Komunikasi

BTM3 unimed – Berikut ini adalah yang ringkas dan efektif dalam menyingkirkan gangguan-gangguan komunikasi.

1. Anda jangan terlalu cepat mengevaluasi atau memberikan komentar, mengeluarkan ide dan pemikiran atau terlalu cepat memberikan peringatan sebelum benar-benar memperhatikan seluruh informasi dan data. Dan jangan lakukan itu sebelum menggunakan jurus meminta penjelasan dan jurus menyimak secara efektif dan efesien.

2. Janganlah Anda menggunakan ungkapan-ungkapan keputusan yang diartikan sebagai kalimat mati dan penyelesaian. Karena dengan ungkapan itu, Anda berarti sudah menghalangi orang lain untuk mempergunakan sikap pembelaan dan perlawanan.

3. Ingatlah bahwa pemotongan pembicaraan orang lain mempunyai pengaruh psikologi yang buruk. Bagi mereka, hal itu diartikan bahwa Anda tidak konsentrasi dan tidak serius terhadap mereka. Serta diartikan bahwa Anda tidak menaruh perhatian terhadap ide dan pemikiran mereka. Hal ini akan mendorong mereka untuk memprotes dan mencaci.

4. Pergunakanlah irama dan seni meminta keterangan ketika Anda memohon lawan bicara Anda menjelaskan sejauh mana pemahamannya, hingga ia tidak berprasangka bahwa Anda sedang menghinanya.

5. Jangan Anda monopoli podium pembicaraan untuk Anda sendiri. Pergunakanlah beberapa pertanyaan bebas yang memotivasi orang lain untuk berbicara.

6. Hindarilah dari mengulang-ngulang nasihat dan petunjuk. Janganlah Anda menyampaikan pembicaraan atau permasalahan yang menyangkut seseorang atau individu.

7. Saat berbicara, janganlah Anda merasa lebih tinggi. Dan janganlah Anda merangkai kata dan ungkapan yang sensitif. Hindarilah dari segala ungkapan dan kalimat yang dipakai para orang tua kepada anaknya, seperti kalimat: “Ini tidak cocok bagimu”, atau kalimat: “kamu sama sekali tidak jantan (tidak berani)”, atau ungkapan “laksanakanlah seperti apa yang aku ucapkan”.

8. Hindarilarilah dari pertanyaan-pertanyaan graduasi (pertanyaan perlahan-lahan dan berangsur-angsur). Hal ini akan menimpulkan perasaan pada lawan bicara Anda sebagai suatu konspirasi atau niat buruk. Karena sikap itu tidak memberikan kesempatan bagi lawan bicara Anda untuk memilih jawaban. Pun akan menyebabkan ia berhati-hati dari perangkap yang Anda sebarkan. Maka, janganlah Anda membayangkan bahwa Anda lebih pandai darinya.

9. Hindarilah dari sikap mencela dan merendahkan orang lain. Letakkanlah diri Anda pada posisi orang lain, seakan-akan Anda menjadi dia. Lalu pikirkanlah perasaan-perasaan yang timbul pada diri Anda saat Anda mendengar komentar-komentar itu.

10. Janganlah Anda mempraktekkan beberapa kebiasaan yang menimbulkan kendala ketika Anda mendengarkan pembicaraannya. Seperti melihat jam dinding atau melirik jam tangan, merapikan meja serta menjawab panggilan-panggilan telepon dan sebaliknya, menelpon.

11. Terakhir, hindarilah percekcokan dan perselisihan walau pada kenyataannya Anda benar. Yang patut Anda lakukan, hanyalah menjelaskan sudut pandang Anda.

Sumber : Buku “Yang Ringkas dan Efektif”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: