Secarik Motivasi untuk Para Aktivis

BTM3 Unimed – Gerakan da’wah merupakan gerakan yang syumul (universal), sebagaimana karakteristik Islam itu sendiri yang syumuliah. Sehingga membutuhkan sarana yang juga menyeluruh untuk mencapai tujuan dan meraih kemenangan. Segala aktivitas yang menyeluruh senantiasa dilakukan oleh seorang aktivis sebagai bagian dari amal da’wah. Tentu saja tidak hanya sekedar aktivitas saja yang tampak, namun dibalik itu harus ada motivasi dasar dan inspirasi spiritual. Ini adalah modal dasar bagi tercapainya tujuan dan teraihnya kemenangan.

Motivasi dan inspirasi spiritual ini merupakan dinamika dan kekuatan batin yang menggerakan, mengontrol dan memberinya kekuatan luar biasa. Sebagaimana gunung yang tampak di permukaan laut karena adanya dorongan dari dalam bumi. Tanpa adanya motivasi dalam jiwa, mustahil ummat ini akan bangkit untuk merubah dirinya.

“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar Ra’d: 11)

Paling tidak ada tiga hal yang perlu kita tanamkan pada diri kita agar membuat kita semakin termotivasi dalam aktivitas da’wah. Ketiga hal tersebut adalah:

Pertama, kita harus menanamkan pada diri kita bahwa risalah yang kita bawa ini adalah Al Haq, sedangkan yang lain itu adalah Al Bathil. Sebagaimana Rasulullah menanamkan kepada para sahabatnya bahwa risalah beliau adalah sebaik-baik risalah, manhaj beliau adalah yang paling utama, dan syariat yang beliau bawa adalah sistem perundang-undangan paling sempurna.

“Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab.” (QS. Al Zukhruf: 44)

Silakan baca juga firman Allah pada Al Qur’an surat An Naml ayat 79, ataupun surat Al Jatsiyah ayat 18.

Kedua, kita harus tanamkan dalam hati bahwa selama kita berada dalam kebenaran dan menjadi pembelanya, maka kita berada di atas jalan yang terang. Selain dari yang demikian berarti kegelapan. Untuk itu kita harus siap menjadi pengusung kebenaran ini. Sebagaimana yang Rasulullah tanamkan ke dalam hati para sahabat bahwa selama di tangan mereka tergenggam petunjuk dari langit untuk membimbing manusia, maka konsekuensinya mereka harus menjadi pemandu dan pengarah umat manusia. Mereka harus menjadi pembimbing, pendidik, penunjuk jalan, dan penuntun manusia ke arah kebenaran di atas jalan yang lurus.

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)

“Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al Hajj: 78)

Ketiga, kita harus tanamkan dalam hati bahwa selama kita yakin dengan kebenaran dan merasa bangga berpegang padanya, maka selama itu pula Allah beserta kita dan akan menolong kita. Sebagaimana yang Rasulullah tanamkan kepada para sahabat bahwa Allah pasti akan memberi petunjuk, mendukung, dan memenangkan mereka di saat tak satu pun manusia mau menolong, membantu, dan berjuang bersama mereka. Dia akan senantiasa bersama di mana pun mereka berada. Di saat para tentara bumi tidak ada yang mau bangkit bersama mereka, Allah akan menurunkan bantuan dari tentara langit untuk mereka.

“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Hajj: 40)

“Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al Mujadilah: 21)

“…Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman…” (QS. Ar Ruum: 47)

Demikianlah ketiga hal yang harus kita tanamkan kepada diri kita, yaitu iman kepada keagungan risalah Islam, bangga dalam memeluk agama Islam, dan yakin akan datangnya pertolongan Allah. Sebagaimana yang Rasul dan para sahabat yakini, sehingga memperoleh kemenangan yang dijanjikan oleh Allah SWT.

[Inspired from buku Risalah Pergerakan]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: